Sabtu, 23 Desember 2017

REFLEKSI PERKULIAHAN FILSAFAT ILMU BAGIAN KE 6



Sumber : Kuliah Prof. Dr. Marsigit, M.A.

Terdapat tingkatan di dalam berbagai aspek di kehidupan. Seperti halnya dalam matematika yang juga terdapat tingkatan di dalamnya. Tingkatan terendah dalam matematika adalah suatu pengertian. Berpikir mengenai pengertian tersebut berkaitan dengan konsep yang ada dalam matematika. Adapun konsep jika ditinjau dari filsafat dapat berarti objek. Sebagai contohnya yaitu konsep titik (objek titik). Titik tidak dapat didefinisikan, bayangan dari titik adalah yang ada dan yang mungkin ada. Adapun keberadaan dari titik tersebut terikat oleh ruang dan waktu.
Wadah dan isi merupakan sesuatu yang memiliki struktur dan memiliki dimensi. Wadah dan isi merupakan hal yang ada dan yang mungkin ada. Melalui pikiran manusia yang telah dianugerahkan dari Allah SWT dapat terbentuk suatu konsep baru tentang pengetahuan. Antara pikiran dan kenyataan, masing-masing memiliki keterkaitan dengan predikatnya. Sehingga sebenar-benar predikat hanya mampu dipikirkan. Ingatan yang ada di pikiran manusia merupakan salah satu titik diantara keseluruhan yang ada.
Yang dilakukan manusia di muka bumi ini adalah berbuat kebaikan dan tidak luput dari berbuat keburukan atau kesalahan. Namun, keburukan tidak perlu diingat-ingat dalam pikiran hanya saja perlu diperbaiki dengan melakukan sesuatu yang bermanfaat dan tidak mengulangi keburukan tersebut. Apa yang manusia bisa perbuat adalah berikhtiar serta berdoa agar apa yang dijalani mendapatkan ridho dan barokah dari Allah SWT.  
Di dalam ingatan tentu terdapat suatu skema pengalaman, pengetahuan, ataupun yang lainnya. Skema tersebut membentuk suatu pola tertentu yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Mengingat akan berkebalikan dengan melupakan. Lupa itu manusiawi. Siapa saja pasti tidak luput dari lupa. Ingatan akan secara alami melupakan hal-hal yang tidak berkesan, tidak diulang-ulang, tidak paham akan sesuatu hal. Apa yang menjadi poin penting dalam hal mengingat sesuatu adalah intuisi. Intuisi adalah suatu anugerah yang Allah SWT berikan kepada diri setiap manusia. oleh karena itu, penting untuk mengingat segala hal yang baik dari orang lain sebagai bahan refleksi diri sendiri dan melupakan hal-hal yang tidak baik. “Pikirkanlah apa yang kamu jalani, dan jalani apa yang kamu pikirkan, dan semua terangkum dalam doa”

0 komentar:

Posting Komentar